Portal video game, gadget, dan berita

Cara Kumpulkan DP Rumah untuk Gen Z, Patahkan Mitos!

Mendengar anggapan bahwa Generasi Z mustahil punya rumah sendiri karena harga properti yang terus melambung tentu rasanya menyebalkan. Seolah-olah, pintu menuju hunian impian sudah tertutup rapat sebelum kamu sempat mencobanya. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar jika kamu memiliki strategi finansial yang tepat sejak dini.

Apakah kamu salah satu yang merasa cemas saat memikirkan hunian masa depan? Tenang saja, kamu tidak sendirian. Artikel ini hadir untuk membahas langkah taktis dan cara kumpulkan DP rumah yang realistis. Tujuannya sederhana, agar impianmu memiliki tempat berteduh sendiri bukan sekadar wacana belaka.

Mitos “Anak Muda Gak Bisa Beli Rumah”: Benarkah?

Sering terdengar kabar menakutkan bahwa anak muda zaman sekarang terancam menjadi homeless generation atau generasi tanpa rumah. Kita harus mengakui realitanya, faktor utama ketakutan ini memang kenaikan harga properti yang seolah berlari lebih kencang daripada kenaikan gaji rata-rata. Namun, pertanyaannya adalah, apakah ini berarti kiamat bagi impianmu?

Jawabannya tentu tidak. Mitos ini sering muncul karena banyak orang terpaku pada harga rumah di pusat kota yang angkanya sudah selangit. Padahal, dengan perencanaan keuangan yang disiplin dan sedikit cerdik dalam memilih lokasi, memiliki hunian di usia muda adalah hal yang sangat mungkin dicapai. Kuncinya bukan pada besarnya gaji semata, melainkan pada prioritas pengeluaran dan konsistensi kamu dalam menabung.

Sewa vs Beli: Pilihan Rasional di Usia 20-an

Sebelum melangkah terlalu jauh, kamu perlu berdamai dengan dilema klasik antara menyewa atau membeli. Di usia 20-an, keputusan ini bukan hanya soal angka, tetapi juga akan sangat memengaruhi kondisi kesehatan finansialmu dalam jangka panjang.

Fleksibilitas vs Aset Tetap

Menyewa rumah atau apartemen menawarkan satu kemewahan, yaitu fleksibilitas tinggi. Kamu bisa pindah kapan saja jika mendapatkan pekerjaan baru di kota lain atau sekadar ingin suasana baru tanpa terikat beban cicilan selama puluhan tahun. Selain itu, biaya yang perlu disiapkan di awal juga relatif lebih ringan di kantong.

Di sisi lain, membeli rumah berarti kamu sedang membangun fondasi aset tetap. Uang yang kamu keluarkan setiap bulan untuk cicilan tidak hilang begitu saja, melainkan berubah menjadi milikmu dalam bentuk properti. Meskipun membutuhkan komitmen jangka panjang yang serius, nilai properti cenderung naik seiring waktu. Ini bisa menjadi jaring pengaman finansial yang kuat bagi masa depanmu.

Rumus 30% Penghasilan untuk Tempat Tinggal Masa Depan

Supaya dompetmu tetap bisa “bernapas” dan arus kas tetap sehat, ada aturan emas yang sebaiknya kamu ikuti. Usahakan agar biaya untuk tempat tinggal tidak melebihi 30% dari total penghasilan bulananmu.

Jika kamu memutuskan untuk membeli rumah, pastikan cicilan KPR nantinya berada di bawah angka tersebut. Rumus ini juga berlaku saat kamu sedang dalam fase cara kumpulkan DP rumah. Kamu bisa mulai membiasakan diri dengan mengalokasikan minimal 30% pendapatanmu khusus untuk tabungan DP. Dengan begitu, target memiliki rumah dalam 3 hingga 5 tahun ke depan menjadi lebih masuk akal untuk dicapai.

Langkah Taktis Kumpulkan DP Rumah dalam 3-5 Tahun

Harus diakui, mengumpulkan uang muka atau Down Payment (DP) sering kali menjadi tantangan terberat dan paling menguji kesabaran. Namun, kamu bisa menyiasatinya dengan langkah-langkah taktis berikut ini:

Menekan Biaya Hidup Demi Aset Besar

Terkadang, kamu perlu melakukan sedikit pengorbanan jangka pendek demi keuntungan jangka panjang yang lebih besar. Cobalah audit kembali pengeluaran harianmu dengan jujur. Mungkin rasanya berat mengurangi jatah kopi kekinian, makan di restoran mahal, atau memangkas langganan layanan streaming yang jarang ditonton. Namun, selisih uang dari penghematan sederhana ini akan sangat berarti jika langsung dialihkan ke tabungan DP rumah.

Memilih Lokasi Sunrise Property yang Terjangkau

Jangan memaksakan diri membeli rumah di pusat kota jika anggaranmu terbatas. Jadilah visioner dengan melirik kawasan sunrise property, yaitu daerah penyangga kota yang sedang berkembang. Harganya saat ini mungkin masih relatif terjangkau, namun kawasan ini memiliki potensi kenaikan nilai investasi yang tinggi di masa depan. Biasanya, kenaikan ini didorong oleh pembangunan infrastruktur seperti jalan tol atau stasiun kereta yang sedang berjalan di sekitarnya.

Kejar Target DP Rumah dengan Investasi Rutin di Aplikasi OCTO

Hanya menabung di rekening biasa mungkin tidak cukup cepat untuk mengejar kenaikan harga properti. Sering kali, nilai tabunganmu justru tergerus oleh inflasi. Karena itu, kamu membutuhkan instrumen investasi yang bisa memberikan imbal hasil lebih optimal agar uangmu bekerja lebih keras.

Menggunakan Reksa Dana Saham untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Untuk target waktu 3 hingga 5 tahun, kamu bisa mempertimbangkan investasi reksa dana saham. Instrumen ini secara historis memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan tabungan konvensional. Karakteristik ini sangat cocok untuk mengakselerasi terkumpulnya dana DP rumahmu agar target waktu tercapai.

Kabar baiknya, investasi kini makin mudah lewat aplikasi OCTO dari CIMB Niaga. Kamu tidak perlu menunggu punya modal besar karena investasi reksa dana di sini sangat terjangkau, bisa dimulai dari Rp10.000 saja. Selain itu, prosesnya juga likuid alias mudah dicairkan saat kamu sudah siap membayar DP rumah impian.

Kesimpulan

Mitos bahwa Gen Z tidak bisa punya rumah bisa kamu patahkan sekarang juga dengan strategi yang tepat. Semua dimulai dari kemauan menekan gaya hidup, kecermatan memilih lokasi yang berkembang, hingga kedisiplinan menyisihkan pendapatan. Jangan biarkan uangmu hanya diam, biarkan ia tumbuh melalui investasi yang tepat.

Sudah siap mewujudkan rumah impianmu menjadi kenyataan? Yuk, mulai langkah pertamamu dengan investasi reksa dana secara rutin dan mudah hanya di aplikasi OCTO sekarang juga!

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.